Kamis, 15 Januari 2015

Diary mahasiswa kedokteran


Edisi : 02 JANUARI 2015
Diary mahasiswa kedokteran: PRE-TEST + PRAKTIKUM + TUTORIAL + KULIAH + CSL + UJIAN PRAKTIKUM + UJIAN MINGGUAN + UJIAN AKHIR BLOK + UJIAN OSCE




Menjadi dokter adalah panggilan,
maka bekerjalah dengan tuntas dan penuh integritas
menjadi dokter adalah pelayanan,
maka bekerjalah dengan sempurna dan kerendahan hati

 Hai, sahabat Bloggers semua, jika tulisan-tulisan saya sebelumnya sifatnya masih terkesan formal ya, maka untuk tulisan kali ini saya ajak teman-teman semua untuk tahu lebih dekat tentang aktivitas wajib mahasiswa kedokteran..hehhe (sedikit curcooool J)
Oke kita mulai..
Sudah menjadi rahasia umum, sebagian besar masyarakat awam akan menilai kalau mahasiswa kedokteran itu pasti pinter, rajin, belajar terus, sibuk, tidak banyak waktu untuk bermain, nongkrong dan blaa bla bla.. (bener ndaaak!! hehe)
faktanya, ya bener juga sihh...tapi ndak sepenuhnya bener juga.. yuuk mari saya ajak untuk mengungkap rahasia di balik kemisteriusan mahasiswa kedokteran..wkwkwkwk
1.     Kenapa mahasiswa kedokteran itu harus belajar teruss, seriuss banget sampai ndak bisa ketawa??
Heheheh masak sampai segitunya ya terlihatnya!! Sebenarnya ndak gitu juga kok..saya coba deskripsikan singkatya, Sebagai calon dokter di masa depan, seorag dokter haruslah tahu banyak hal, utamanya yang berhubungan dengan kesehatan, karena pasien kami di masa depan adalah manusia yang tidak bisa digunakan sebaga obyek coba-coba. Selain itu ilmu pengetahuan itu selalu berkembang setiap saat sehingga bisa jadi model pemeriksaan yang berlaku sekarang belum tentu akan sama dan bisa selalu diterapkan dimasa yang akan datang. Makanyanya motto seorang dokter adalah belajar sepanjang hayat... so jangan pernah letih untuk belajar..belajar dan belajar...
2.    Kenapa mahasiswa kedokteran itu sibukk bangett sampai lupa nongkrong ya??
Hahahha iya kah?? Ndak jugaa... mungkin pas anak kedokteran nongkrong, teman-teman pas lagi ndak ngeliat...hehhe gubraakkkKKK...
Iya..iya... oke kita serius, jadi jika teman-teman melihat mahasiswa kedokteran kok minim sekali untuk main-main. Memang bisa jadi demikian, namun tak sepenuhnya benar. Jadi sistem kurikulum yang diterapkan di fakultas kedokteran adalah sistem blok, sistem ini berbeda dengan sistem kuruikulum di fakultas lain yang menggunakan sistem SKS. Kalau sistem blok, jadwalnya lebih padat, sehingga dalam satu blok misalnya sistem muskuloskeletal 4 sks untuk 4 minggu, berarti dalam 4 minggu itu semua hal tentang sistem muskuloskeletal harus tuntas dibahas, baik itu anatomi, fisiologi, histologi, patologi, farmakologi, CSL dll, belum juga harus ditambah dengan laporan tutorial, laporan praktikum, yang harus ditulis tangan. Dan yang paling membuat kami berbeda yaitu setiap minggu di hari senin kami harus menghadapi yang namanya ujian mingguan, so otomatis di hari minggunya disaat yang lain masih minggu weekend untuk jalan-jalan, bagai kami minggu weekend adalah hari persiapan untuk belajar buat ujian mingguan. Dan tak lupa ritual diakhir blok kami yang tak pernah ketinggalan yaitu ujian akhir blok (UAB), OSCE dan Portofolio.
(Huaahhh bingung yaa,,, apaan aja itu tutorial, CSL,OSCE, portofolio,dsb??? J)
OK akan saya jelaskan satu persatu:
a.    Belajar anatomi: itu artinya kami akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan gambaran makro tentang organ-organ penyusun sistem tersebut. Seperti Ginjal, jantung, paru-paru, dsb. Dan hasil dari perkuliahan anatomi (secara teori)  nanti akan dicocokkan dengan organ yang sebenarnya langsung pada kadaver (mayat) ketika jadwal praktikum anatomi.
Jika sudah praktikum anatomi di labolatorium anatomi, tak henti-hentinya rasa syukur itu selalu terucap. Karena saat praktikum melihat kadaver yang terbujur kaku, rasanya seperti melihat diri sendiri yang suatu saat nanti pasti berada pada posisi itu, dan sebelum saat itu datang, sudah selayaknya kita berusaha mengisi hidup ini dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat untuk orang lain.
b.    Histologi: ilmu yang mempelajari tentang jaringan dari suatu organ. Jadi kalau yang anatomi mempelajari makrosnya maka histologi mempelajari struktur organ tubuh manusia secara mikroskopis dengan bantuan mikroskop.
Saat melihat gambaran organ secara mikroskopis, rasa kagum atas kebesaran Allah itu muncul, begitu besarnya kekuasaan Allah dan begitu maha Agungnya Allah menciptakan suatu organ dengan struktur dan detail yang tiada duanya memperhatikan dari unit terkecil hingga yang terbesar.
Misalnya saja di organ hati, dalam organ hati terdapat sel hepatosit hati dimana dalam sel tersebut terjadi berbagai macam aktivitas metabolisme tubuh, jika sel terkecl itu (hepatosit) rusak, maka segala aktivitas metabolisme tubuh akan terganggu dan membuat disfungsi dari organ.
c.    Fisiologi : berarti kita akan mempelajari tentang mekanisme atau proses kerja dari suatu sistem dalam tubuh kita. Misalnya bagaimana proses kencing dari mulai rangsangan sampai keluarnya urin, dll.
d.    Tutorial : merupakan salahsatu metode dari sistem pembelajaran PBL (Problem Base Learning) dimana akan dibentuk kelompok-kelompok kecil untuk diskusi dan akan diberikan sebuah kasus tentang suatu penyakit dan dalam satu kelompok akan saling berpendapat untuk memecahkan permasalahan dalam kasus tersebut menggunakan metode seven jamp ( identifikasi kata sulit dan kata kunci, problem list, brainstorming, Mapping Kasus dan Konsep, Study Direct Learning, Learning Objective, Reporting). Untuk tahu lebih jelasnya, silahkan masuk dan menjadi mahasiswa kedokteran, biar lebih terasa sensasinya. Heheheh
e.    CSL (Clinical Skill Learning) : jika sudah masuk jadwal CSL, berasa ingin cepat-cepat lulus dan menjadi dokter. Karena dalam CSL akan diajari bagaimana cara berinteraksi dengan pasien, bagaimana melaksanakan pemeriksaan fisik, mendiagnosis, sampai mengedukasi pasien. Sehingga ketika belajar CSL harus benar-benar memahaminya, memperhatikan detailnya, dan melakukannya sendiri, sehingga untuk memastikan mahasiswa-mahasiswanya memahami dan  bisa melakukannya mandiri maka di akhir semester akan di ujikan dalam ujian OSCE.
Oke sahabat blogger sekalian, itu tadi gambaran singkat tentang serangkaian aktivitas mahasiswa kedokteran. Supaya bisa merasakan sensasinya, silahkan mendaftar menjadi mahasiswa kedokteran biar kerasa sendiri sensasinya.


Minggu, 11 Januari 2015

Perayaan Tahun Baru Vs Muhasabah


Edisi Tahun Baru: 01 Januari 2015
Perayaan Tahun Baru Vs Muhasabah



 
Tak terpikir bagiku untuk merayakan tahun baru
Karena tiap pagi aku selalu merayakan hari baru
Merayakan dengan bertekad, "Hari ini harus lebih baik"
Merayakan dengan membayangkan andai ini hari terakhirku
Dengan itu aku hati-hati menggunakan waktuku
Harus produktif, prestatif, kontributif.
-Ahmad Rifa’i Rifan-

Malam Tahun Baru selalu identik dengan kembang api, hura-hura, dan bersenang-senang. Sangat sedikit golongan yang mengisi pergantian tahun dengan berkumpul bersama keluarga dirumah, menyusun proposal hidup atau sekedar bermuhasabah merenungkan segala yang telah terjadi selama satu tahun yang telah berlalu.
Banyak kawula muda yang larut dalam euforia perayaan tahun baru hingga lupa essensi pergantian tahun baru itu sendiri. Mereka keluar malam dan pulang saat dini hari, entah selama itu apa saja hal yang telah dilakukan dan benarkah tahun baru berharap resolusi baru! Sedangkan sholat subuh di tahun yang baru saja mungkin terlewat karena larut dalam euforia perayaan malam tahun baru, pulang dini hari dan bangun siang hari!!
Jika demikian, lantas benarkah perayaan tahun baru lebih banyak membawa manfaat daripada mudhorotnya!!?
Mari sedikit mengkaji fenomena perayaan tahun baru yang menjadi tradisi setiap tahunnya di seluruh dunia, dimana di setiap malam pergantian tahun tgl 31 desember tepat pukul 00.00 di beberapa titik disudut kota berkumpul segerombolan massa untuk menghabiskan malam menuju tahun baru tanggal 1 januari. Ketika waktu telah menunjukkan pukul 00.00 akan terdengar dentuman kembang api di atas langit yang di bunyikan sebagai tanda tahun baru 2015 telah datang.
Jika kita perhatikan, berapa banyak dana yang telah dikeluarkan pemerintahan daerah atau negara sekedar untuk membeli kembang api untuk memfasilitasi perayaan tahun baru tahunan, belum juga dana yang dikeluarkan untuk membayar pengisi acara seperti band, mc, ataupun penyanyi. selain itu, yang membuat miris ketika  keesokan harinya akan terlihat banyak gunungan-gunungan sampah yang berserakan di lokasi perayaan. Menurut Kepala Balai Lingkungan Hidup (BLH) Yogyakarta Irfan Susilo, pesta pergantian tahun semalam diperkirakan meninggalkan 10-15 ton sampah berasal dari sisa makanan dan bekas kembang api.1
Selain itu jika kita telisik lebih mendalam, event tahun baru biasanya dijadikan kesempatan untuk kawula muda yang kurang bertanggung jawab untuk pergi bersama pasangan belum halalnya, minum-minuman keras atau bahkan memanfaatkan kesempatan ditempat ramai untuk mencopet, tawuran dsb. Hingga banyak sekali kemudharatan terjadi dimalam itu, hingga tak jarang banyak wanita yang melepas keperawanannya karena terbujuk oleh syahwat dan hanyut dalam rayua syetan hingga melakukan hal-hal yang di haramkan oleh Allah. Survey menunjukkan menurut sala satu media online memberitakan bahwa menjelang malam pergantian tahun baru tahun 2013, permintaan kondom di kawasan puncak, Bogor semakin meningkat.2 Naudhubillah....
Pernahkah kita membayangka jika disaat yang sama ketika kita meniup terompet sebagai pertanda tahun baru, disaat yang sama pula malaikat isrofil turut meniup terompetnya sebagai pertanda kiamat telah datang!! sudah siapkah kita disaat itu dipanggil untuk menghadap Allah SWT? sudah cukupkah amal kita menebus dosa yang telah kita lakukan selama ini?
Tahun baru harusnya digunakan sebagai momentum untuk bermuhasabah dan banyak bersyukur atas segala ni’mat yang telah diberikan Tuhan selama ini baik itu nikmat sehat, keluarga, rizki, dsb. Tahun baru hendaknya digunakan sebagai titik awal untuk menyusun harapan dan resolusi di tahun depannya, dengan harapan di tahun depan segala sesuatunya bisa lebih baik daripada tahun sebelumnya.
Segala sesuatu pasti ada efek positif dan negatifnya, begitupun perayaan tahun baru ini. perayaan tahun baru bisa bermakna positif jika dijadikan sebagai ajang untuk berkumpul dengan keluarga, menghabiskan waktu bersama untuk sekedar rileks dan refresh dari segala rutinitas harian. Selain itu malam pergantian tahun bisa digunakan untuk sekedar bermuhasabah, sekedar memikirkan segala kegiatan yang telah berlalu di tahun yang lalu, menggunakan kesempatan tahun baru ini untuk menyusun harapan baru, semangat baru dan memperbaiki segala kesalahan yang telah terjadi dimasalalu supaya tidak terulang di tahun mendatang.
Malam pergantian tahun baru 2015 menjadi pergantian tahun yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena di tahun ini begitu banyak peristiwa terjadi. Terlebih baru-baru ini kabar duka telah melanda indonesia dengan jatuhnya pesawat air asia yang masih banyak korban belum ditemukan, belum lagi kepedihan warga korban longsor dibanjarnegara yang kehilangan keluarga dan barang berharga lainnya. Maka jika kita memikirkan ini lantas pantaskah kita dimalam pergantian tahun ini bersenang-senang dan larut dalam euforia perayaan malam tahun baru sedangakan disaat yang sama di tempat yang berbeda mereka di lokasi bencana harus menahan kepedihan..?! wallahua’lam
Secarik tulisan ini mungkin tidak berarti apa-apa jika kita membacanya dalam keadaan hati dan fikiran yang tertutup. Tulisan ini bukan bermaksud untuk menggurui ataupun menceramahi. Marilah kita gunakan tulisan ini sebagai perenungan dan pembelajaran untuk saya pribadi khususnya dan untuk kita semua. Semoga setelah membaca tulisan ini menambah rasa ketaqwaan kita, rasa bersyukur kita dan yang terpenting adalah sebagai suntikan semangat untuk mengisi hari-hari kedepan tahun 2015 ini menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Untuk menjadi seorang yang luar biasa kita harus melakukan hal-hal yang luar biasa…dimulai dari 3M sebuah ungkapan populer dari Aa Gym: Mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang dan mulai dari hal kecil. Atau ingin menjadi orang biasa? Mudah. Bermalas-malaslah, biarkan waktu berlalu begitu saja.. tanpa mimpi tanpa aksi..
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Aku tidaklah mencintai dunia dan tidak pula mengharap-harap darinya. Adapun aku tinggal di dunia tidak lain seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu meninggalkannya.“
 “Barangsiapa pada hari ini (amalnya) lebih baik dari hari kemarin, maka berarti ia beruntung. Barangsiapa pada hari ini keadaannya sama dengan hari kemarin, maka berarti ia merugi. Dan barangsiapa pada hari ini keadaannya lebih buruk dari hari kemarin, maka sesungguhnya ia termasuk orang yang terkutuk atau tersesat.” (HR Al-Hakim)”
WAKTU spt sungai, kita tidak bisa menyentuh air yg sama utk kedua kalinya, karena air yg telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah KEMBALI. Kini kita berada di tahun baru 2015 kita akan jalani dgn tetap menjaga ke ikhlasan, ketulusan, kejujuran dan berdamai dgn semua orang.

---selamat Tahun Baru 2015--
Wish all the best and God Bless You



Sumber Kutipan: